BERUBAH DRASTIS, Penampilan Dorce Gamalama Selama Masa Pemulihan dan Kerabat Beber Kondisi Terbaru

Berubah drastis, itulah penampilan Dorce Gamalama selama menjalani masa pemulihan pasca dirawat di rumah sakit pada Oktober 2021 lalu.

Kerabat Dorce Gamalama, Hetty Soendjaya, sempat membeberkan kondisi terbaru sang artis.

Diketahui, Dorce Gamalama sempat tak sadarkan diri di ruang ICU Rumah Sakit Primaraya, Bekasi, Jawa Barat.

Sementara dikutip dari tayangan siaran langsung di channel youtube Intens Investigasi pada Oktober 2021 lalu, terungkap bahwa Dorce sebelumnya telah menjalani rawat inap karena sakit diabetes seminggu.

Saat ini, kata Hetty, Dorce sedang menjalani masa pemulihan.

“Sudah lebih baik, tinggal pemulihan dan menggemukkan badan. Bunda sudah lebih baik meski kemana-mana pakai kursi roda karena nggak kuat berdiri lama,” kata Hetty Soendjaya, Jumat (31/12/2021).

Dorce Gamalama masih tetap memeriksakan kesehatannya di rumah sakit.

“Bunda harus benar-benar istirahat dan makan teratur,” ucap Hetty Soendjaya seraya berharap kesehatan Dorce Gamalama semakin baik.

Sementara dari unggahan terbaru komedian Sule, terlihat Dorce Gamalama yang tampak semakin kurus dan duduk di kursi roda.

“Cepet sembuh ya bun @dg_kcp,” tulis Sule, Kamis (30/12/2021).

Unggahan Sule pun dibanjiri komentar warganet yang turut mendoakan kesehatan Dorce.

Profil dan Biodata Dorce Gamalama

1. Terlahir laki-laki

Dorce Gamalama lahir pada 21 Juli 1963 dari keluarga berdarah Arab, Binjai, dan Minangkabau.

Dorce terlahir sebagai seorang laki-laki dengan nama Dedi Yuliardi Ashadi, dari pasangan Achmad dan Dalifah.

Ia merupakan anak bungsu dari 6 bersaudara.

Kedua orang tuanya meninggal ketika Dorce masih anak-anak hingga ia dirawat oleh neneknya yaitu Siti Darama.

Pada usia dua tahun ia pindah bersama neneknya ke Jakarta.

Ketika usia lima tahun, Dorce dimasukkan ke taman kanak-kanak yang lokasinya tak jauh dari rumah bibinya di Kramat Sentiong.

Setahun kemudian ia disekolahkan di SD Salmin dan sore hari ia sekolah agama di Al Washliyah.

Saat masih SD, Dedi kerap menyanyi bersama kelompok Bambang Brothers. Saat SMP ia semakin tidak tertarik pada pelajaran sekolah dan lebih memusatkan perhatian pada bidang menyanyi.

Selain itu ia juga mulai menyadari kecenderungannya untuk tertarik pada wanita.

Hal ini juga ia manfaatkan untuk membuat penampilannya di panggung semakin menarik, yaitu melawak dengan berpura-pura menjadi wanita.

Ketika itulah ia mendapatkan nama panggilan dari Myrna pemimpin kelompok tari waria Fantastic Dolls, yaitu Dorce Ashadi.

Ia kemudian lebih dikenal dengan nama Dorce Gamalama. Nama Gamalama diambil dari Gunung Gamalama di Pulau Ternate, Kepulauan Maluku. Setelah kepulangannya dari ibadah haji, ia juga menambakan namanya menjadi Dorce Gamalama Halimatussadiyah.

2. Operasi kelamin

Karena semakin merasa terperangkap dalam tubuh seorang laki-laki, Dorce kemudian memutuskan untuk operasi ganti kelamin menjadi seorang wanita.

Hal ini dilakukannya di Surabaya pada tahun 1983 dengan dokter saat itu adalah ahli bedah plastik dari RSUD dr. Soetomo, Prof. Dr. dr. Djohansjah Marzoeki Sp.BP.

Prosedur untuk menjalani operasi kelamin saat itu tidak mudah, memerlukan ahli dari berbagai disiplin ilmu seperti ahli bedah, ahli andrologi, ahli jiwa, ahli urologi, dan sebagainya.

Setelah empat bulan menunggu, Dorce secara medis dinyatakan layak menjalani operasi pergantian kelamin.

Walaupun mendapat tentangan dari berbagai pihak dan diberitakan luas oleh media massa, hal ini justru membuat Dorce semakin terkenal.

Setelah muncul di TVRI stasiun daerah Surabaya, ia mulai muncul juga di TVRI pusat Jakarta dan diundang untuk tampil di berbagai kota di Indonesia.

3. Populer

Tahun 1990 ia pindah kembali ke Jakarta karena belakangan tawaran paling banyak justru datang dari Jakarta.

Dorce kemudian mendapat tawaran main film. Tanpa disadarinya, ia menandatangani kontrak di dua film sekaligus sehingga nyaris membuatnya masuk pengadilan.

Untunglah di antara kedua produser (Parkit Film dan Bola Dunia Film) bersedia diajak damai, sehingga bisa diselesaikan secara baik-baik.

Kedua perusahaan tersebut bekerja sama membuat dua film sekaligus dengan pemeran utamanya Dorce, yaitu Dorce Sok Akrab dan Dorce Ketemu Jodoh.

Dorce juga masuk ke dapur rekaman Billboard dengan meluncurkan singel berjudul “Cintaku Kendur di Jalan”, tetapi singelnya tersebut kurang laku di pasaran.

Selain mampu menyanyikan berbagai lagu yang benar dalam berbagai irama (jazz, cha-cha [en], rock, pop, dangdut, dan sebagainya), ia juga fasih membawakan lagu dalam berbagai bahasa asing, seperti Inggris, Tionghoa, Belanda, Jerman, Prancis, Arab, India, dan sebagainya meskipun ia merasa lebih nyaman jika disebut sebagai penghibur dan bukan penyanyi.

Dorce juga dikenal sebagai seorang pembawa acara televisi, membawakan program gelar wicara, Dorce Show di Trans TV sejak Januari 2005.

Ia juga dikenal sebagai penyanyi, yang berhasil mencatatkan rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI) atas peluncuran sembilan album sekaligus hanya dalam waktu lima bulan.

Sahabat Galang Dana untuk Kesembuhan Dorce Gamalama

Melihat proses penyembuhan yang masih panjang, sahabat-sahabat Dorce Gamalama membuat acara donasi bertajuk ‘Peduli Dorce’,.

Acara ini digelar di ATM Waroeng Rakyat Nusantara kawasan Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (23/10/2021).

Hetty, sahabat dan penggagas Peduli Dorce menyebut aksi penggalangan dana ini membantu keuangan Dorce, yang masih menjalani terapi penyembuhan.

“Karena kan butuh uang ya buat terapi. Makanya kami para sahabat, menggagas acara ini. Alhamdulillah ramai yang hadir,” kata Hetty.

Hetty menambahkan, Dorce membutuhkan banyak biaya untuk bisa sembuh dari penyakitnya saat ini.

“Memang selama ini banyak banget yang membantu. Cuma sekarang kan terapinya jalan terus dan butuh lah bantuan dana buat dia,” ucapnya.

Hetty memberitahukan perkembangan kesehatan Dorce yang diakuinya, masih belum bisa dibesuk banyak orang karena proses pemulihan.

“Beliau kondisinya sadar cuma belum bisa dibesuk ya. Masih harus menjalani terapi yang tidak bisa diganggu siapapun,” ungkapnya.

Hetty menilai kondisi Dorce Gamalama berangsur membaik.

Hal tersebut atas dukungan dari semua teman-temannya selama ini.

“Ya semoga acara donasi ini barokah dan menjadi semangat untuk bunda dorce sembuh dari penyakitnya,” ujar Hetty.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed