Cara yg Unik Rebus Telur agar Bagian Kuningnya Berada di Luar Ternyata Mudah Banget…

Anak-anak pada umumnya lebih menyukai makan kuning telur ketimbang bagian putih telur. Saat makan telur rebus, anak-anak cenderung akan membuang bagian putih telur karena tidak berasa.

Padahal ketika direbus, bagian putih telur akan menutupi bagian kuning telur. Sehingga akan sedikit merepotkan jika memang hanya ingin memakan bagian kuning telur saja.

Namun sebuah video berdurasi singkat yang diunggah di media sosial Facebook mengajarkan pada kita cara merebus telur agar bagian kuning telur berada di luar. Hal itu terdengar aneh, tetapi berikut caranya.

Pertama, tutup telur dengan selotip plastik hingga menutupi seluruh bagian telur. Lalu masukkan telur ke dalam kain semacam kaus kaki dan putar-putar selayaknya memainkan gangsing. Setelah dirasa cukup, rebus telur ke dalam panci seperti biasa. Untuk lebih jelasnya berikut video tutorialnya.

Setelah dirasa cukup matang, kupas telur dan lihat hasilnya. Ketika dikupas telur itu akan berwarna kuning dengan bagian putih di dalamnya.

Manfaat Makan Telur untuk Kesehatan Anak

1. Telur mengandung sedikitnya hampir setiap nutrisi yang anak butuhkan dalam masa pertumbuhannya

Telur adalah makanan kaya protein dan menjadi salah satu makanan paling bergizi di dunia. Telur utuh mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan untuk mengubah sel tunggal menjadi bayi ayam.

Dalam satu telur rebus utuh mengandung:

Vitamin A: 6% dari AKG (Angka Kecukupan Gizi)

Folat: 5% dari AKG

Vitamin B5: 7% dari AKG

Vitamin B12: 9% dari AKG

Vitamin B2: 15% dari AKG

Fosfor: 9% dari AKG

Selenium: 22% dari AKG

Telur juga mengandung vitamin D, vitamin E, vitamin K, vitamin B6, kalsium, dan zinc. Selain itu juga mengandung 77 kalori, 6 gram protein dan 5 gram lemak sehat.

Telur juga mengandung berbagai nutrisi yang penting bagi kesehatan.

Faktanya, telur adalah makanan yang cukup sempurna. Dalam sebuah telur mengandung sedikitnya hampir setiap nutrisi yang anak butuhkan dalam masa tumbuh kembangnya.

Akan lebih baik jika Mama dapat menyajikan telur yang diperkaya dengan omega-3 karena mengandung jumlah lemak omega-3 yang lebih tinggi serta Vitamin A dan E yang jauh lebih tinggi.

2. Respon tubuh dapat berbeda, kolesterol pada telur tidak selalu meningkatkan kolesterol dalam darah

Memang diketahui bahwa telur memiliki tingkat kolesterol tinggi. Faktanya, satu telur dapat mengandung 212 mg, yang merupakan lebih dari setengah dari asupan harian yang direkomendasikan 300 mg.

Namun, penting untuk diingat bahwa kolesterol dalam makanan tidak selalu meningkatkan kolesterol dalam darah.

Organ hati sebenarnya menghasilkan sejumlah besar kolesterol setiap hari. Ketika anak mengonsumsi sejumlah asupan kolesterol dalam makanan, hati hanya menghasilkan lebih sedikit kolesterol untuk menyeimbangkannya. Namun demikian, respons terhadap makan telur bervariasi antar individu.

 

Pada 70 persen orang, telur tidak meningkatkan kolesterol sama sekali, namun dalam 30 persen lainnya, telur dapat sedikit meningkatkan kolesterol total dan LDL.

Namun, orang dengan kelainan genetik seperti familial hypercholesterolemia atau varian gen yang disebut ApoE4 mungkin ingin membatasi atau menghindari telur.

3. Dapat meningkatkan kolesterol “baik” untuk menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke

HDL adalah singkatan dari high-density lipoprotein yang sering dikenal sebagai kolesterol “baik”.

Orang-orang yang memiliki kadar HDL lebih tinggi biasanya memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya

Makan telur adalah cara terbaik untuk meningkatkan HDL pada anak. Dalam satu studi, makan dua telur per hari selama enam minggu dapat meningkatkan kadar HDL sebesar 10 persen.

4. Mengandung nutrisi choline yang dapat membangun membrane dan produksi molekul di otak

Choline adalah nutrisi yang kebanyakan orang tidak memahaminya, namun itu adalah zat yang sangat penting dan sering dikelompokkan dengan vitamin B.

Choline digunakan untuk membangun membran sel dan memiliki peran dalam memproduksi molekul pensinyalan di otak, bersama dengan berbagai fungsi lainnya.

Gejala defisiensi choline dapat berdampak serius, namun untungnya jarang ditemukan. Telur utuh adalah sumber choline yang sangat baik.

Sel telur tunggal mengandung lebih dari 100 mg nutrisi yang sangat penting bagi masa pertumbuhan anak.

5. Telur memiliki kandungan Lutein dan Zeaxanthin yaitu antioksidan yang melindungi retina mata

Anak-anak cenderung menyaksikan televisi atau bermain gadget dengan jarak yang dekat, sehingga konsekuensi dari kebiasaan ini adalah penglihatan yang cenderung menurun. Ada beberapa nutrisi yang membantu anak dalam menangkal beberapa proses penurunan fungsi yang dapat mempengaruhi mata.

Dua di antaranya disebut Lutein dan Zeaxanthin. Mereka adalah antioksidan kuat yang ada di retina mata.

Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi jumlah nutrisi telur yang cukup dapat secara signifikan mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula, dua gangguan mata yang sangat umum.

Kuning telur mengandung Lutein dan Zeaxanthin dalam jumlah besar. Dalam satu studi, mengonsumsi 1,3 kuning telur per hari selama 4,5 minggu meningkatkan kadar Lutein dalam darah sebesar 28-50% dan Zeaxanthin sebesar 114-142%.

Telur juga memiliki kandungan tinggi vitamin A. Kekurangan vitamin A adalah penyebab paling umum kebutaan di dunia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed