Dilabrak Ortu Teman saat Main, Reaksi Bocah Lelaki Ini Bikin Publik Acungkan Jempol

Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang laki-laki dan perempuan yang diduga pasutri saat sedang memarahi bocah laki-laki viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh akun sebuah akun Tiktok, Minggu (26/9/2021) tampak pasutri tersebut sedang melabrak bocah lelaki yang merupakan teman sepermainan anak mereka.

Keduanya tampak terbakar amarah karena anaknya dinakali oleh bocah lelaki tersebut.

Terbakar emosi

Dalam video yang diunggah, sang ibu tampak marah-marah karena bocah laki-laki itu melempar pasir ke wajah anaknya hingga terkena mata.

Sang ibu juga kesal karena anaknya yang masih berumur 3 tahun dilawan oleh bocah yang jauh lebih besar dari segi umur maupun dari ukuran tubuh.

“Anak-anak kau lawani, anak tiga tahun ini tahu kau?” ucap pasutri tersebut dalam video yang diunggah, dikutip suara.com, Selasa (28/9/2021).

Si bocah meminta maaf

Bocah yang sedang dimarahi itu lantas meminta maaf pada orang tua temannya. Sayangnya, pasutri tersebut malah semakin marah dan mengeluarkan kata kasar.

Bab* kau ya,” ujar pria dalam video tersebut.

“Maaf,” sahut si bocah.

“Bapakmu panggil jangan minta maaf, lempar mata orang pakai pasir,” ujar pasutri tersebut saling bersahutan.

Tanggapa warganet

Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka kagum dengan sikap bocah yang sedang dimarahi oleh orang tua temannya itu.

Mereka salut karena bocah tersebut masih sempat meminta maaf meskipun sedang dimarahi dua orang dewasa.

“Bilangnya anak-anak kok dilawanin nggak sadar apa kalau dirinya lawanin anak-anak huhhh,” ujar pengunggah video tersebut.

“Dari kecil udah bilang maaf saat salah,” komentar salah seorang warganet.

“Bocil masih terdidik, masih minta maaf,” ujar warganet lain.

“Kayaknya di sini yang lebih dewasa di bocilnya dah,” komentar salah satu warganet.

“Yaelah bocahnya udah minta maaf, malah disuruh panggil bapak,” sahut warganet lain.

“Buset, udah minta maaf loh itu,” tulis salah seorang warganet.

“Bocilnya mental kuat, udah dimarahin kaya gitu masih bisa minta maaf,” ujar warganet lain.

“Mereka yang teriak-teriak gue yang malu,” komentar warganet lain.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed