Heboh Kriss Hatta Tak Setuju Jody Supir Vanessa Angel Dihukum, Siap Bela: Ga Sengaja Malah Dihukum

Aktor Kriss Hatta menuai kehebohan di tengah sorotan terhadap kasus meninggalnya Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah.

Sebagaimana diketahui dalam kecelakaan maut itu, Tubagus Jody supir Vanessa Angel ditetapkan menjadi tersangka.

Tubagus Jody dianggap lalai dalam mengemudikan kendaraan sehingga terjadi kecelakaan yang membuat Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah kehilangan nyawa.

Lebih lagi, masyarakat banyak menyoroti nasib putra mereka yakni Gala Sky yang harus hidup menjadi yatim piatu di usia belum genap 2 tahun.

Tetapi kali ini, aktor Kriss Hatta justru mencuitkan hal yang menuai kontroversi.

Dilansir dari story instagramnya, Kriss Hatta terkesan menganggap masalah ini bukan karena faktor kesengajaan.

Menurutnya, Jody supir Vanessa Angel tidak patut dihukum lantaran bukan faktor kesengajaan.

Ia memposting salah satu artikel tentang kasus Joddy terkait kecelakaan maut pada 4 November 2021 lalu itu.

Kriss Hatta bahkan sepertinya siap untuk membela Tubagus Jody menjalani proses hukum dengan pengacaranya.

“Wong gak sengaja malah dihukum…

Di hukum itu kalau disengaja, berencana dan pemufakatan jahat yang tertuang dalam pasal 88.

Dalam case musibah kejahatan ketiga unsur itu mana ada sih.

Lawyerku bang @dennyardiansyahlubis perjuangkan hak hukumnya bang, kasian gue ngeliat”, kata Kriss Hatta.

Diketahui, kepergian Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah yang begitu cepat disayangkan banyak orang.

Apalagi setelah itu terkuak Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah ternyata banyak melakukan kebaikan semasa hidup.

Publik pun terus mengikuti perkembangan kasus Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah.

Sosok Tubagus Jody sang sopir pun kini menjadi sorotan.

Milano Lubis selaku kuasa hukum dari pihak keluarga Vanessa Angel menyebut kalau ada kesengajaan pada kecelakaan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah, dilansir youtube tvOneNews, Rabu (17/11/2021).

“Pada saat kejadian postingan itu sendiri sudah jadi ada bukti, bahwa dia sudah melakukan kelalaian,” ujarnya.

“Dengan memosting kecepatan tinggi seperti itu, tapi menurut saya beberapa pakar hukum bilang kalo ini sudah masuk pasal kelalaian,” ucapnya.

“Tapi menurut saya ada unsur kesengajaan, karena memang di jalan raya tol ada rambu-rambu menentukan berapa kecepatan yang harus ditempuh,” jelasnya.

Dibuktikan juga kalau tidak ada bekas rem pijakan dari Tubagus Jody.

“Kenapa bisa tidak ada pengereman, bagaimana kondisi Vanessa saat itu kenapa bisa terlempar saat itu, itu mestinya lebih digali,” kata Milano Lubis.

Komentar beragam pun menghampiri Youtube tvOneNews.

“Hati hati buat mas mase supir driver home
Hati hati kalau mengendarai mobil jangan sambil main Hp, apalagi dalam keadaan mengantuk hrus cepat berhenti parkirkan mobil ditempat yg aman , Demi keselamatan kita semua,

“Didunia ini saya yakin tdk ada seorangpun yg menginginkan kecelakaan (musibah),” tulis Syari’At As-Siddik.

“Memang dia lalay dalam membawa mobil karna masih muda juga, cuman jangan cari cari kesalahan orang mana mungkin dia sengaja tabrakan mobil nya, karna dia juga ada di dalam mobil itu. Itu udh takdir memang sudah waktu nya berpulang, memang harus di hukum cuman kesalahan orang jangan di cari cari, dia juga pasti terpukul dalam hidup nya, lebih baik kita perbanyak doa doa dan doa untuk alm kak vannesa dan mas bibi, semoga allah menempatkan alm di surga nya,” tulis Jomblo Gratisan YT.

“Saat berkendara main hp… ada unsur kesengajaan. Tanpa unsur terpaksa. (Sadar)
Saat berkendara melebihi batas kecepatan… ada unsur kesengajaan.
Tanpa unsur terpaksa. (sadar)
Banyak orang yang salah paham,” tulis Giruk 41.

“Mana mungkin ada unsur kesengajaan, kalau pun itu benar gk mungkin , toh sopir jg menjalani hukum. Gak ada orang mengingkinkan musibah atau celaka, semua sudah ditakdirkan, sebagai manusia hanya bisa menerima dan ikhlas atas semua musibah ini. Semoga dari kejadian ini bisa diambil pelajaran untuk lebih baik lagi. Baik keluarga korban maupun keluarga sopir,” tulis MEGA WATI.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed