Jalani Program Bayi Tabung, Anisa Rahma “Cherybelle” Optimis Bisa Punya Anak

Setelah tiga tahun pernikahannya, pasangan selebritas Anisa Rahma dan Anandito Dwis belum dikaruniai anak . Kini keduanya tengah menjalani program hamil dengan proses bayi tabung.

Anisa Rahma mengatakan bahwa ia dan Anandito Dwis melakukan program hamil dengan cara bayi tabung, karena mereka menjalani saran dari dokter.

“Setiap aku konsultasi sama beberapa dokter, mereka menyarankan untuk kami bayi tabung. Jadi sudah kami jalani sejak dua bulan lalu,” kata Anisa Rahma ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022)

Wanita 31 tahun itu mengungkapkan, selain kepada dokter, ia pun juga bertukar cerita dengan teman-temannya, termasuk Dhini Aminarti dan Dhea Ananda.

“Kami program di Bocah Indonesia. Sebenarnya program kemarin sama kak Dhini. Pas tahu juga kak Dhea berhasil, kita semakin semangat,” ucapnya.

Mantan personil girlband Cherrybelle itu menjelaskan, ia dan Anandito Dwis sudah melakukan pengecekan sel telur dan sperma ke dokter kandungan

Setelahnya, dokter kandungan melakukan pengambilan ovum dan dipersatukan dengan sel telur sehingga menjadi embrio

“Alhamdulillah ada 10 embrio yang sudah dibekuin sekarang. Tinggal tunggu waktu yang tepat. Untuk embrio transfer sebulan lagi kalau tidak salah,” jelasnya.

Wanita kelahiran Bandung, 12 Oktober 1990 itu menyebut butuh enam bulan ia menjalani proses bayi tabung sampai ketemu dengan hasil pembuagan.

Anisa Rahma menegaskan dirinya sangat optimis menjalani program bayi tabung, guna bisa dikaruniai anak atas tiga tahun pernikahannya dengan Anandito Dwis.

“Insya allah harus optimis dong. Karena kan allah kasih tau waktu yang terbaiknya kalau belum memang belum waktunya. Insya allah ada waktu yang tepat,” ujar Anisa Rahma.

Diberitakan sebelumnya, Anisa Rahma dinikahi Anandito Dwis pada 16 September 2018. Mereka menggelar acara pernikahan di Bandung, Jawa Barat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed