Kabar Thania Anak Ruben Onsu dan Sarwendah, Makin Jago Gunakan Kamera, ‘Nia Setting Kamera Dulu Ya’

Thania Putri Onsu anak pasangan selebriti Ruben Onsu dan Sarwendah unjuk kebolehannya dalam menggunakan kamera.

Thania Putri Onsu memiliki bakat seni yang tinggi sehingga memiliki banyak penggemar.

Putri kedua Ruben Onsu itu juga punya bakat bernyanyi seperti sang ibunda, Sarwendah.

Sebagai ibu, Sarwendah sering mengajarkan Thania untuk bernyanyi.

Tingkahnya yang selalu menggemaskan Thania kerap menarik perhatian publik.

Diketahui, Thania Putri Onsu lahir pada 5 Juni 2019. Tahun ini dirinya akan menginjak usia 3 tahun.

Anak berusia 3 tahun tersebut kini pintar melakukan banyak hal.

Lewat unggahan di Instagramnya, Thania membagikan kegiatan sehari-harinya.

Sebagai informasi, Instagram Thania dikelola oleh kedua orangtuanya.

Dalam unggahan, putri bungsu Ruben Onsu itu tampak sedang memegang kamera.

“Nia setting camera dulu ya. Abis itu mau photo doraemon dehh,” tulis Thania dilansir dari Instagram, Jumat (13/5/2022).

Tak sedikit, netizen memuji Thania di kolom komentar unggahan tersebut.

“Gemuuuuuusshhh bgt sihhhhhhhhhh,” tulis @irmanda_bella.

“Niaaaaaaa youtuber cilik,” tulis @yen_niez.

“Cute bangeett mami Niaa,” tulis @gracesoselisa.

“Mami pinter banget sih,” tulis @srisudaryati22.

“yaampunnnn gemesssss amatttt mau dong d shoot ama mamiiii,” tulis @by.silviabong.

Ruben Onsu kecewa ketinggalan pesawat Istanbul-Jakarta

Ruben Onsu ceritakan kekecewaannya karena ketinggalan pesawat Istanbul-Jakarta. Ia keluhkan pelayanan maskapai internasional yang buruk.

Ruben Onsu baru-baru ini mengungkapkan kekecewaannya saat menggunakan jasa maskapai penerbangan Turkish Airlines.

Pasalnya, Ruben Onsu batal pulang ke Jakarta lantaran pesawat yang ditumpanginya delay hingga tiga jam.

Kekesalannya itu ditumpahkan Ruben Onsu lewat InstaStory-nya.

“Hai Guys, oke ini aku ceritain pengalaman yang menurut mengecewakan dan merugikan buat aku pribadi dan tim.” tulis Ruben Onsu mengawali curhatannya.

Suami Sarwendah itu menceritakan bahwa kemarin dirinya dan tim seharusnya sudah terbang ke Jakarta.

“Jadi seharusnya hari ini aku pulang ke Jakarta dengan flight TK rute Zurich – Jakarta (transit Istanbul) Sabtu, 7 Mei pukul 18:45 waktu Swiss, dan dilanjutkan dengan penerbangan maskapai yang sama menuju Jakarta di tanggal 8 Mei pukul 01:10 waktu Istanbul,” katanya.

“Setelah datang lebih awal, proses check in semua berjalan lancar. Nomor flight TK 1910 18:45 flight awal. Delay pertama 20:45 (waktu Zurich). Delay diperpanjang 21:45 (3 jam).” imbuh Ruben Onsu.

Kekhawatiran Ruben Onsu pun akhirnya muncul.

Benar saja, Ruben Onsu harus ikhlas lantaran ketinggalan pesawat untuk penerbangan Istanbul – Jakarta.

“Di sini aku mulai khawatir karena transit time-ku untuk flight Istanbul – Jakarta hanya 3 jam kurang. Dan YA, benar kejadian. Kita ketinggalan flight Istanbul – Jakarta yang seharusnya kita naikin.” bebernya.

Ayah Thalia Onsu itu semakin kecewa lantaran pihak maskapai memberikan boarding pass-nya untuk keesokan harinya.

“Dan begitu kami turun pesawat, petugas TK langsung memberikan boarding pass baru, ternyata boarding pass tersebut adalah boarding pass untuk penerbangan di hari berikutnya.

Itu pun kami ketahui setelah kami mengecek tanggal terbangnya ternyata berbeda dengan yang seharusnya,” terang Ruben Onsu.

Ia menjelaskan bahwa perubahan jadwal ini tidak diinformasikan lebih dulu.

“Di momen ini, TIDAK ADA penjelasan dari pihak TK di bandara Istanbul. Mereka hanya bilang, ‘Anda ketinggalan pesawat, dan sudah tidak ada penerbangan berikutnya di hari ini,’” lanjutnya kembali.

“Bukannya kami terlambat karena pesawat Anda yang delay terbangnya dari Zurich ya? Kok malah kami yang dibilang terlambat?

Dan tidak ada pemberitahuan dari pihak maskapai TK kepeda kami maupun travel agent tentang keterlambatan dan perubahan flight ini,” tambah Ruben Onsu.

Ruben Onsu merasa telah dirugikan akibat pelayanan buruk maskapai internasional ini.

“Jadi poinnya adalah rasa kecewa dari pengalaman buruk yang kami alami, karena banyaknya tanggung jawab pekerjaan yang harus terbengkalai besok karena maskapai yang delay dan tidak ada solusi lain selain menunggu 24 jam Demikian penjelasan dari kami, tentang ketidaknyamanan bersama maskapai internasional ini,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed