Kisah Dr Padmo Selamatkan Bayi Kembar Siam dan Kuliahkan Hingga Doktor, Warganet : Malaikat!

Kembar siam bisa terjadi di bagian tubuh mana saja. Dalam hal ini siam kepala menjadi hal yang sulit bagi dokter untuk memisahkannya dengan selamat.

Namun seorang Profesor di Indonesia berhasil melakukannya pada tahun 1987. Kadua anak kembar itu selamat dan tumbuh berprestasi.

Menurut cuitannya, dokter Padmo memutuskan untuk operasi kembar siam dengan sekitar 40 dokter. Operasi tersebut dikenal sebagai salah satu operasi paling rumit dalam sejarah kedokteran Indonesia.

Menurut cuitannya, dokter dalam operasi ini harus memisahkan selaput otak (duramater) dan membelah pembuluh darah vena (sinus sagitalis) di otak menjadi dua bagian.

Kembar tersebut adalah Yuliani dan Yuliana ang lahir pada tahun 1987 dari Kepulauan Riau yang kemudian dibawa ke RSCM untuk penindakan. Operasi berhasil dan kedua bayi itu yag kemudian sementara dititipkan di sebuah ruangan khusus milik Departeman Sosial.

Orangtua dari bayi kembar bukanlah orang yang berada, ayahnya berprofesi sebagai tukang dan buruh.
Dokter Padmo merasa bertanggungjawab untuk mengurus kedua anak tersebut setelah berhasil menyelamatkannya.

Oleh karena itu dokter Padmo menyekolahkan dua anak kembar tersebut sampai kuliah. Bahkan anak kembar tersebut memanggil dokter Padmo dengan panggilan ‘Pak De’.

Utas pada Twitter tersebut mengundang berbagai respons dari warganet. Utas tersebut telah disukai lebih dari 33,1 rbu akun di Twitter.

Melansir dari laman resmi RSCM, Prof. Dr. K.R. M. H. Padmosantjojo, SpBS-K adalah seorang profesor dokter spesialis Bedah Saraf kelahiran Kediri, 26 Februari 1938.

Dokter Padmo lulus dari kedokteran umum Universitas Indonesia pada tahun 1963. Ia kemudian melanjutkan pendidikan spesialis Bedah Umum di Universitas Indonesia dengan tahun kelulusan 1973.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed