Patut Dicontoh……Pria Pamer Tabungan Hasil Setop Merokok Bertahun-tahun, Tumpukan Uang Banyak Banget

Aksi seorang pria memperlihatkan tabuhan hasil berhenti merokok selama bertahun-tahun tengah menjadi viral dan membuat sejumlah warganet langsung minder.

Bagaimana tidak, berkat ketekunan berhenti merokok, pria tersebut bisa menabung uang untuk membelikan ponsel baru untuk sang ayah dan menambah biaya pembuatan rumah kontrakan.

Tumpukan Uang Tabungan Ditukar ke Bank

Dalam video yang dibagikan melalui media sosial TikTok, Rabu (23/6/2021), pria tersebut memperlihatkan tumpukan uang yang diikat menggunakan karet.

Uang berbagai pecahan tersebut terkumpul beberapa tumpuk dan langsung, diikat dan dimasukan ke dalam plastik, lalu ditukar ke sebuah bank.

“Hasil berhenti ngerokok selama 25 tahun. Dikumpulkan sebanyak ini uang. Mari kita tukarkan,” ungkapnya seperti dikutip Suara.com.

Dia juga memperlihatkan nomor antrian dan pegawai bank yang menghitung uang tabungan berhenti merokok selama bertahun-tahun tersebut.

Mencapai Rp 10 Juta

Dalam video terpisah, pria tersebut melanjutkan video sebelumnya yang mengundang pertanyaan dari para warganet.

Pasalnya tak sedikit warganet bertanya berapa total uang tabungan tersebut, berikut lama waktu mengumpulkannya.

“Seandainya gak merokok, gak mungkin dapat nabung segini banyak,” tukasnya sembari memperlihatkan uang tumpukan yang sedang diproses bank.

Pria tersebut lantas memperlihatkan struk dari bank yang berisi besaran jumlah uang miliknya yang didapat dari berhenti merokok.

Dalam struk tersebut, tertulis uang sebear Rp 10.900.000,00 yang disetorkan pada Selasa (22/6/2021).

Pria itu kemudian memaparkan apa yang dilakukan dengan uang tersebut. Salah satuya, dia hendak membelikan HP untuk sang ayah.

“Pertama aku mau gantiin HP bapak yang sering eror. Mudah-mudahan suka,” terangnya.

Dia tak luput membagikan momen ketika membeli HP baru dan memberikannya kepada sang ayah yang menyambut dengan mata berbinar-binar.

Selain itu, sisa uang tersebut, kata dia akan dipakai untuk menambah anggaran membangun kontrakan.

“Sisanya buat tambah-tambahin ngebangun kontrakan aku dan beli rokok buat tukangnya,” tegasnya.

Dokter Spesialis Paru dr. Feni Fitriani, Sp.P(K) mengatakan jika perokok berat dengan kategori nilai adiksi di atas 6, maka disarankan untuk berhenti merokok secara perlahan.

Misalnya dimulai dengan memberi jarak antar waktunya merokok. Jika biasanya 1 jam sekali merokok, lalu diubah jadi 3 jam sekali, 5 jam sekali, dan seterusnya.

Kata dr. Feni, langkah ini dilakukan karena bagi perokok berat apabila dipaksakan berhenti langsung bisa mengalami gejala putus nikotin, yang dampaknya berupa frustasi, gemetar, hingga sakaw

jika gejala ini terjadi yang ditakutkan adalah perokok berat itu kembali pada kebiasaan lamanya merokok bahkan lebih parah. Meskipun, terang dr. Feni itu hanya akan terjadi maksimal 4 minggu.

Tapi apabila langkah ini tidak berhasil, dr. Feni tidak menampik ada solusi lain yaitu pemberian obat-obatan jika orang tersebut mengalami sakaw putus nikotin, agar gejala frustasinya bisa mereda.

Lebih jauh dr. Feni mengungkap proses berhenti rokok akan lebih mudah bagi perokok pemula yang tingkat adiksinya masih rendah, dan biasanya terjadi pada remaja yang baru mulai merokok.

Biasa dr. Feni melakukan terapi langsung menghentikan total aktivitas merokoknya, jadi sama sekali tidak boleh merokok lagi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed