Permintaan Terakhir Rhoma Irama Jika Meninggal, Tempat Pemakaman Dipilih, Eks Angel Lelga: Sisa Saya

Raja Dangdut Indonesia Rhoma Irama memilki permintaan terakhir jika nanti ia meninggal dunia.

Mantan suami artis Angel Lelga itu rupanya sudah memilih tempat pemakamannya. Pun Rhoma Irama juga sudah membahas soal warisan. Usia Rhoma Irama memang tak lagi muda. Sebentar lagi, Rhoma Irama akan berusia 75 tahun. Rhoma Irama pun kini sudah membahas soal kematiannya. Jika nanti meninggal dunia, Rhoma Irama mengaku ingin dikebumikan di Museum Soneta.

“Saya sudah pesan sama anak-anak ahli waris, ‘nanti kuburkan saya di sini (Museum Soneta), di lapangan sini’. Biar melengkapi Museum Soneta ini,” kata Rhoma Irama seperti dikutip Kompas.com ( grup TribunJatim.com ) dari kanal YouTube Cumicumi, Senin (18/10/2021).

Namun, lokasinya masih dalam wacana untuk dijadikan museum. Tempat itu adalah Soneta Record, studio rekaman yang berlokasi di kawasan Depok, Jawa Barat.

“Memang ingin saya jadikan Soneta Record ini sebagai Museum Soneta,” kata Rhoma Irama.

Rhoma Irama mengaku tidak meninggalkan apa pun setelah ia meninggal dunia nanti. Pemilik nama lahir Oma Irama itu mengaku hanya meninggalkan seluruh karya yang sudah ia ciptakan selama berkecimpung di dunia musik Tanah Air.

“Saya tidak meninggalkan warisan berupa harta, warisan mereka adalah karya, karya Rhoma itulah yang nanti akan terus mereka kelola,” ucap Rhoma Irama.

Rhoma Irama baru saja merayakan hari jadi ke-48 Soneta sebagai The Voice of Moslem. Di kesempatan yang sama, Rhoma Irama mengungkapkan, Soneta itu sendiri pertama kali deklarasikan pada 13 Oktober 1973. Pada saat pertama kali Soneta berdiri, Rhoma Irama mengatakan, grup musik tersebut terdiri dari delapan personel. Tujuh dari delapan personel tersebut kini sudah meninggal dunia dan kini tersisa ia sendiri.

“8 personel Soneta saat berdiri. Itu 7 sudah meninggal. Jadi, sisa saya sendiri. Jadi, kalau saya juga meninggal dunia, Soneta close, Soneta selesai, tidak ada lagi Soneta,” kata Rhoma Irama.

Rhoma Irama Maafkan Banyak Orang yang Tiru Gayanya

Selama ini, Rhoma Irama memiliki gaya yang lain dari yang lain.

Suara dan gaya bicaranya yang khas, juga penampilannya yang ikonik.

Karena itulah banyak yang berusaha meniru atau membuat parodi penampilan penyanyi dangdut legendaris Indonesia tersebut.

Ketika menjadi bintang tamu di podcast komedian Sule, Rhoma Irama menanggapi hal itu.

Awalnya, Sule mengakui ia sempat takut bertemu Rhoma Irama.

Pasalnya, Sule kerap menirukan sekaligus memarodikan gaya dari sang raja dangdut itu.

“Dulu setiap manggung, ya, saya gayanya Pak Haji selalu dipakai. Makanya saya takut ketemu Pak Haji waktu itu,” kata Sule dalam kanal YouTube-nya, Rabu (29/9/2021).

Suatu ketika Sule bertemu Rhoma Irama secara langsung.

“Waktu itu ketemu juga dikasih surprise di Indosiar. Tiba-tiba Pak Haji datang dari belakang itu saya panas dingin,” tutur Sule.

Terlepas dari itu semua, Sule mengakui sangat mengidolakan sosok Rhoma Irama.

Bahkan dia mulai mendengarkan lagu Rhoma Irama sejak usia empat tahun.

Rupanya, Rhoma Irama tak mempermasalahkan banyak orang yang meniru atau memarodikan gayanya.

Justru, sang pelantun “Begadang” ini bersyukur begitu banyak orang yang menyukainya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed