Pria di Lubuklinggau Dihukum 8 Tahun Penjara Usai Tikam Pemerkosa Istrinya

Pria bernama Yos Ariansyah (21 tahun), dijatuhi hukuman 8 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Kota Lubuklinggau. Hal itu lantaran dirinya menikam orang yang telah memerkosa istrinya.

Vonis yang dijatuhkan Ketua Majelis Hakim PN Lubuklinggau, Yopy Wijaya, dalam persidangan yang berlangsung Jumat (8/10), lebih rendah dari tutuntan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntutnya 12 tahun penjara.

Yos melalui penasehat hukumnya, Burmasyahtia Darma, mengaku masih pikir-pikir atas putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim kepada kliennya itu.

“Kami akan berkordinasi dahulu, apakah terdakwa akan melakukan upaya hukum banding atau tidak,” katanya.

Adapun kasus penganiayaan berujung meninggalnya korban terjadi pada 28 Maret 2021 lalu. Saat itu, Yos yang baru pulang kerja mendengar cerita dari istrinya jika sudah diperkosa oleh Dedi Irawan (34 tahun).

Yos pun marah dan sempat mencari Dedi untuk mempertanyakan kasus tersebut. Kemudian, Yos pun melihat Dedi tengah melintas di depan rumahya menggunakan sepeda motor.

Yos pun sempat mempinta Dedi berheti. Tapi perkataan itu tidak dihiraukan korban. Yos yang kesal langsung melemparkan kayu ke arah Dedi sehingga membuatnya terjatuh.

Saat Dedi terjatuh, Yos langsung menikamnya dengan sebilah pisau. Aksi Yos mendapatkan perlawanan dari Dedi dan membuat kedunya terlibat perkelahian.

Namun, kejadian itu sempat dilerai, dan Dedi pulang ke rumahnya. Akan tetapi, akibat luka tikaman itu Dedi sempat dibawa tetangganya ke klinik kemudian meninggal dunia.

“Perbuatan Yos adalah penganiayaan bukan pembunuhan seperti yang dituduhkan. Korban juga meninggal di klinik bukan tewas di lokasi kejadian,” kata Burmasyahtia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed