Remaja Viral Tukang Bully Teman Sekolahnya Akhirnya Ditangkap, Dihukum Sanksi Adat

Kasus perundungan yang dilakukan oleh remaja SMP di Lebong, Bengkulu kepada teman sekolahnya sendiri, sempat viral dan ramai jadi perbincangan. Sebab, pelaku melakukan pembully-an dan penganiayaan tersebut di lingkungan sekolah.

Pelaku diketahui melakukan pemukulan karena tidak mendapatkan sejumlah uang yang diminta kepada korban.

Akibatnya, korban pun mengalami luka memar di bagian tubuhnya setelah terkena pukulan dan tendangan berkali-kali dari pelaku. Setelah video penganiayaan tersebut viral, ketiga pelaku yang ada di lokasi disebut akan dikenai sanksi adat oleh masyarakat. Simak ulasannya:

Viral Kasus Bullying di Sekolah

Video penganiayaan yang dilakukan oleh tiga remaja SMP terhadap temannya sendiri itu, sempat viral dan ramai jadi perbincangan di media sosial. Aksi pembully-an tersebut diketahui terjadi di lingkungan sekolah.

Melansir dari laman @bengkulu_terkini.id, kejadian itu bermula ketika korban yang saat itu baru selesai mengerjakan tugas mendadak dipanggil oleh pelaku dan dua temannya. Ia dimintai sejumlah uang untuk membeli rokok oleh pelaku.

Karena tidak memberikan apa yang diminta, pelaku pun lantas menarik korban ke lorong sekolah dan melakukan penganiayaan. Aksi tersebut bahkan direkam sendiri oleh teman pelaku. Dalam video yang beredar, pelaku terlihat berkali-kali memukul dan menendang korban hingga mengenai tubuh hingga kepalanya.

Pelaku Akan Dikenai Sanksi Adat

Setelah video penganiayaan tersebut viral, masyarakat pun meminta agar piha sekolah dan aparat setempat mengusut tuntas peristiwa tersebut. Pasca kejadian tersebut, kepala desa setempat mengatakan akan memberikan sanksi adat untuk memberikan efek jera kepada pelaku.

“Kita juga akan membuat semacam Sanksi adat untuk ke 3 pelaku, dan kita juga akan kasi efek jera ke pelaku. Kita serahkan kepihak yang berwajib supaya memberikan pembinaan, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Baik terhadap mereka ataupun orang lain” Kata kepala desa setempat, dikutip dari Instagram @bengkulu_terkini.id.

Tuai Kritikan Netizen

Setelah kasus tersebut viral, banyak warganet menuntut pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus tersebut. Sebab, jika tidak diberi efek jera kejadian tersebut dikhawatirkan bisa terulang kembali.

“Uu tentang memenjarakan ank dibawah umur memng setahu saya tidak ada dan tidak diperbolehkan.. Namun kejadian seperti ini sudah sangat keterlaluan. Menurut saya orang tuanya wajib dipanggil oleg pihak yang berwajib, bukan hanya oleh pihak sekolah.. Dan semoga dia bisa diberu sanki yang bisa memberikan efek jera. Apapun itu,” kata @ferykitiw_

“Ini harus diproses nih kalo enggak nanti banyak orang bisa jadi korban,” kata @zubedsetiyo

“Sudah kayak preman aja anak ini, abis ini keciduk baru enggak berdaya,” tulis @risky.msw

“Ya Allah sedih banget dipukul sampe kenceng bgt kaya gitu, anak SMP kok kaya preman,” tulis @ayongopibareng

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed