Tasyi Atasyia Ungkap Kekecewaannya Usai Personal Asisten yang Tidak Jujur Telah Membuat Meja dan Skincare nya Jatuh

Tasyi Athasyia menceritakan pengalaman tak menyenangkan usai sang personal asisten membuat meja dan skincare-nya rusak. YouTuber sekaligus kembaran Tasya Farasya ini bahkan sampai gemetaran menceritakan pengalamannya. Ia juga memperlihatkan penampakan meja rias-nya yang rusak serta skincare-nya sudah berserakan di lantai.

“Nangis banget aku tiba-tiba ini jatuh semua barangnya pecah, semua skincare aku pecah semua, sampai gemeteran aku sumpah, untung lagi gak ada orang, kalau ada orang gimana ini,” kata Tasyi dalam video Instagram Story pada Selasa (9/11).

Diungkap Tasyi, sang personal asisten baru satu bulan bekerja dengannya. Sebelumnya asistennya itu sempat menjatuhkan banyak piring namun Tasyi tak memarahinya.

“Guys aku mau menceritakan pengalaman pagi ini yang super agak-agak ngeselin ya, jadi meja rias aku tadi pagi jatuh,” ungkap Tasyi. “Aku punya personal asisten baru kerja satu bulan. Kemarin juga dia abis ngejatuhin piring sebanyak-banyaknya gak aku marahin.”

Tasyi menjelaskan bahwa meja riasnya memang sangat rapuh terlebih jika dibersihkan terlalu kencang. Namun sang asisten diceritakan tak mau mengaku telah memecahkan kaca rias dan skincare Tasyi.

“Takutnya kalau lap mejanya kekencengan, kacanya itu bisa jatuh,” cerita Tasyi. “Dia bilang ‘nggak nggak, aku belum lap sama sekali, baru nyapu doang’ katanya. Akhirnya aku mikir kenapa ya bisa jatuh, aku tanya suster aku ternyata dia udah lap meja.”

Bukan bermaksud pamer, Tasyi membeberkan perkiraan total kerugiannya mencapai Rp 80 juta akibat meja rias dan skincare-nya yang rusak itu. Tasyi menyayangkan karena sang asisten tak mengakui perbuatannya. Bahkan menurut Tasyi, asisten itu sudah berniat kabur.

“Itung-itung kalau gue mau jahat nih itu piring udah berapa juta pas pecah, dan skinkare itu gak usah dibahas lagi, satu kotak skinkare aja satu kaca bisa 60 juta tapi ini bukan gue mau pamer, kalau mau ganti rugi itu udah sampai 80 juta itungannya,” beber Tasyi.

“Ini udah gak dimita ganti rugi, gak dimarahin, cuma ditegur jangan bohong lain kali gitu aja, biar aku percaya, eh malah dia mau kabur,” sambung Tasyi. “Kayak kok bisa sih, kayak lo bukan orang yang punya agama tahu dosa, tahu kabur itu dosa juga, itu diajarin gak sih sama orangtuanya, sampai gue bingung ngelihatnya, gak ada etika baik sama sekali.”

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed