VIRAL Siswa Tak Punya Akses Internet, Rela Datangi Sekolah Naik Sepeda Bersama Ayah, Ini Faktanya

Cerita seorang siswa yang mendatangi sekolah bersama ayahnya karena tidak mempunyai akses internet, viral di media sosial. Cerita tersebut pertama kali diungkap dalam akun TikTok @adfredi pada Senin (12/7/2021) lalu. Kemudian, cerita tersebut menjadi sorotan setelah diunggah kembali oleh akun Instagram @lambe_turah pada Selasa (13/7/2021) kemarin.

Dalam video tersebut, terlihat seorang siswa berseragam putih biru tengah mengayuh sepeda onthel. Ia tampak berboncengan bersama sang ayah yang memakai batik berwarna cokelat. Keduanya yang lengkap memakai masker itu terlihat berjalan ke arah luar sekolah. Terlihat juga sebuah tas keranjang yang dimungkinkan berisi peralatan penunjang sekolah atau barang pribadi mereka.

Dalam keterangan yang ada di video, rupanya siswa tersebut mendatangi sekolah karena tidak punya akses internet.
Kemudian ia pun ditemani ayahnya menggunakan sepeda. Semangatnya sangat luar biasa,” tulis keterangan dalam video tersebut.

Kemudian, akun @lambe_turah pun ikut menuliskan doanya kepada siswa yang ada di video tersebut. “Jangan pernah putus semangat untuk belajar ya dek, tetap semangat,” tulis keterangan dalam unggahan @lambe_turah. Sontak, video tersebut menjadi sorotan warganet hingga viral di media sosial.

Hingga Rabu (14/7/2021), video tersebut telah ditonton lebih dari 3,5 juta kali, video tersebut juga dikomentari lebih dari 11 ribu kali. Banyak dari warganet yang mengaku terharu dengan perjuangan siswa tersebut untuk belajar.
“Semoga kelak menjadi orang sukses dan selalu sayang orang tua,” tulis akun @dar.dar26. “Kaya gini yang harusnya diperhatikan oleh Pemerintah,” kata akun @widya5588.

“Semoga setelah lulus nanti, anak beliau jd Orang sukses, semangattt,” tambah akun @ambarfibrii_0130. Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, siswa bernama Putra Nabil Zakarian yang ada di video itu menjelaskan fakta di balik kisahnya yang viral.

Putra mengatakan, video tersebut diambil pada awal Juli 2021 lalu saat mendaftar sekolah. Kala itu, Putra bersama ayahnya datang ke sekolah untuk mendaftar sebagai siswa baru di SMKN 1 Slawi. Putra juga mengaku bukan tidak memiliki akses internet, tetapi karena belum membeli kuota.

“Sejak pendaftaran saya sering kesana dan kebetulan saya belum beli kuota,” kata Putra saat dihubungi Tribunnews.com, Rabu (14/7/2021). Sementara, setelah pendaftaran, Putra mengaku sering datang ke sekolah karena ingin mengetahui mekanisme pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Kalau (sekolah) online saya kurang paham, jadi saya ke sekolah untuk lebih tahu,” ujar Siswa Kelas X ini. Kendati demikian, meski mampu membeli kuota, Putra mengaku harus menabung terlebih dahulu. Jadi, ada kalanya Putra tidak memiliki uang untuk membeli kuota setiap bulan dan berusaha untuk menahannya.

“Saya beli kuota dengan tabungan dan uang saku yang saya kumpulkan. Kadang kalau ngga punya uang saya tahan beli kuota.” “Jadi gak setiap bulan beli kuota terus,” ujar Putra yang tinggal di Desa Bogares Kidul, Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ini. Putra juga menceritakan, sang ayah yang berprofesi sebagai petani sengaja menemaninya ke sekolah untuk mengarahkannya.

Terlebih, saat itu ayahnya tidak sedang berada di sawah dan memiliki waktu senggang untuk menemaninya. Putra juga bercerita, ia dan ayahnya memang sengaja berboncengan menaiki sepeda dari rumahnya yang berjarak sekitar 15 km dari sekolah. Sebab, selain karena ingin lebih santai dan tidak bisa menyetir motor, Putra pun ingat nasihat ayahnya untuk tidak menaiki motor yang bukan miliknya sendiri.

“Saya nggak bisa nyetir motor karena motornya bukan punya saya, tapi punya kakak saya, saya nggak berani.” “Bapak pun memberi pesan kepada saya ‘kamu jangan naik motor dulu, nanti, kalau kamu punya motor sendiri’,” tambahnya Mengenai keviralan videonya, Putra mengaku tidak tahu menahu mengenai sosok yang merekamnya.

Ia pun sempat tidak percaya saat video bersama ayahnya yang menaiki sepeda di sekolah menjadi viral. Namun, ia mengaku senang atas banyaknya doa dan harapan baik yang ia terima dari warganet setelah keviralan video tersebut. “Senang sekali, saya jadi lebih bersemangat karena dorongan dari warganet dan juga teman saya,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed